Posted by: pesantrenmaya on: 20/06/2011
Tubuh Sebagai Perekam Perbuatan Kita
Ditulis oleh Ustadz Arif Hidayat, Lc
Salah satu hal yang sangat berperan dalam upaya kita meningkatkan takwa pada Allah SWT adalah mengingat mati dan kehidupan di akhirat. Bahwa semua makhluk tanpa kecuali akan meninggalkan dunia yang sementara ini. Entah nanti, atau besok, seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan, kita semua pasti akan mati. كل نفس ذائقة الموت (Setiap makhluk hidup pasti akan mati). Dan kita, sebagai umat Islam memang diperintahkan untuk sering-sering ingat mati agar hidup kita menjadi baik. Nabi bersabda: أكثروا ذكر هاذم اللذات (Perbanyaklah mengingat pemutus keenakan duniawi). Read the rest of this entry »
Posted by: pesantrenmaya on: 10/06/2011
BAGAIMANA SEHARUSNYA SEORANG ANAK BERSIKAP KEPADA KEDUA ORANG TUANYA?
Oleh: M. Misbah Zaeni D.
وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا (الإسراء:23)
Artinya: “Dan Tuhan mu telah memerintahkanmu supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia”. Read the rest of this entry »
Posted by: pesantrenmaya on: 08/06/2011
Tubuh menjadi saksi
atas setiap amalan yang kita lakukan
Aminudin Najib
Alam semesta ini berbakti dan berdzikir pada Allah
هُوَ الَّذِي يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنْشِئُ السَّحَابَ الثِّقَالَ(12) وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِى وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ, وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَنْ يَشَاءُ وَهُمْ يُجَادِلُونَ فِي اللهِ, وَهُوَ شَدِيدُ الْمِحَالِ(الرعد 12-13)
· Dia-lah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung.
· Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya [ar-Ro’du 12-13].
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَوَاتُ السَّبْعُ وَالْأَرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ, وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَكِنْ لَا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ, إِنَّهُو كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا(الاسراء 44)
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun [al-Isro 44]. Read the rest of this entry »
Posted by: pesantrenmaya on: 08/06/2011
Dzikir setelah sholat dan tata caranya, dari sahih Bukhari Muslim
Ditulis oleh Dewan Asatidz
Dzikir setelah sholat merupakan ibadah yang sangat disunnahkan dan salah satu kebiasaan Rasulullah s.a.w. Beliau juga melakukannya dengan suara keras. Dalam sahih Bukhari dan Muslim disebutkan pada Bab Dzikir setelah sholat dari Ibnu Abbas beliau berkata “sesungguhnya mengeraskan suara dengan dzikir ketika orang-orang usai melaksanakan sholat wajib merupakan kebiasaan yang berlaku pada zaman Rasulullah s.a.w.. Ibnu Abbas menambahkan, aku mengetahui bahwa mereka selesai sholat karena aku mendengarnya.
Riwayat lain dari Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas mengatakan:”Aku mengetahui selesainya sholat Rasulullah dengan takbir”.
Bagi imam ketika usai sholat disunnahkan membalikkan muka ke arah makmum. Demikian disebutkan riwayat sahih Bukhari dari Samurah bin Jundub:”Rasulullah s.aw. ketika selesai sholat beliau membalikkan mukanya ke arah kami”. Hadist serupa dari rawi-rawi lain juga diriwayatkan oleh imam Muslim dalam kitab sahihnya, Ahmad, Tirmidzi, Nasai, Abu dawud dll. Read the rest of this entry »
Posted by: pesantrenmaya on: 28/05/2011
| Puasa dan Keutamaan Rajab |
| Ditulis oleh Yusuf Suharto |
|
Bulan Rajab adalah bulan ke tujuh dari bulan hijriah (penanggalan Arab dan Islam). Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad shalallah ‘alaih wasallamuntuk menerima perintah salat lima waktu diyakini terjadi pada 27 Rajab ini.Bulan Rajab juga merupakan salah satu bulan haram atau muharram yang artinya bulan yang dimuliakan. Dalam tradisi Islam dikenal ada empat bulan haram, ketiganya secara berurutan adalah: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan yang tersendiri, Rajab.Dinamakan bulan haramkarena pada bulan-bulan tersebut orang Islam dilarang mengadakan peperangan. Tentang bulan-bulan ini, Al-Qur’an menjelaskan:“ Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu Menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” Read the rest of this entry »
|
Posted by: pesantrenmaya on: 16/05/2011
Fatwa hati
عنِ النَّوَّاسِ بْنِ سَمْعَانِ رضى الله عنه عَنِ النّبِيِّ صلى الله عليه وسلم: اَلْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالْإِثْمُ مَـاحَاكَ فِى نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ (رواه مسلم)
Dari an-Nawwas bin Sam’an dari Nabi saw: kebajikan it keluhuran akhlaq sedang dosa adalah apa-apa yang menyebabkan dirimu merasa gelisah (goreh) dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya [riwayat Muslim].
وَعَنِ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ رضى الله عنه قَالَ: أَتَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم, فَقَالَ: جِئْتَ تَسْئَالُ عَنِ الْبِرِّ؟, فَقَالَ: نَعَمْ. قَالَ: إِسْتَفْتِ قَـلْبَكَ. اَلْبِرُّ مَااطْمَـأَنَّتْ إِلَيْهِ نَفْسُ وَاطْمَـأَنَّ ِلَيْهِ الْقَلْبُ, وَالْإِثْمُ مَـاحَاكَ فِى نَفْسِ وَتَرَدَّدَ فِى الصُّدُوْرِ – وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَاَفْتَوْكَ (رواه احمد والدّارمِى)
Dari Wabishah bin Ma’bad, berkata: aku datang menghadap Nabi saw, lalu beliau bersabda: Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan? Aku menjawab, Ya; dan beliau bersabda: Mintalah fatwa pada hatimu. Kebajikan itu adalah apa-apa yang (yang menimbulkan rasa) tenteram atau (menenteramkan jiwa) dan menenangkan hati. Dan dosa adalah apa-apa yang menimbulkan rasa goreh (tidak tenang) dan meresahkan hati. Read the rest of this entry »
Posted by: pesantrenmaya on: 15/05/2011
Membersihkan Kalbu
Ditulis oleh Ustadz Agus Handoko, MA
Manusia sering kali melakukan sesuatu atas dasar hawa nafsunya yang mengakibatkan perbuatan tersebut berdampak negative ditengah-tengah masyarakat. Untuk menghindari penyesalan diakhir perbuatan yang akan dilakukan, maka seyogyanya bertanyalah pada hati kecil, baik dan buruknya perbuatan tersebut. Oleh karena itu setiap manusia dituntut untuk memahami hatinya atau bahasa lain adalah “Qolbu”. Read the rest of this entry »
Posted by: pesantrenmaya on: 05/05/2011
Mengapa Rasulullah SAW Tersenyum
Ditulis oleh Agung Kusuma, BIFB (Hons)
Rasulullah SAW adalah contoh pribadi yang agung, pribadi yang mulia. Beliau diutus sebagai rahmatan lil’alamin, rahmat bagi semesta alam. Beliau adalah penutup para Nabi dan contoh bagi semua manusia.
Hal yang menarik adalah kenapa Rasulullah selalu tersenyum, walaupun beliau dihina dan dicaci maki oleh kaumnya, bahkan ingin dicelakakan oleh sebagian orang. Artikel ini akan membahas panjang lebar tentang hal menarik ini. Read the rest of this entry »
Posted by: pesantrenmaya on: 20/04/2011
Anugrah ampunan dan kesehatan
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُمَيْرٍ عَنْ سُلَيْمِ بْنِ عَامِرٍ عَنْ أَوْسَطَ قَالَ
خَطَبَنَا أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ فَقَالَ قَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَقَامِي هَذَا عَامَ الْأَوَّلِ وَبَكَى أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ سَلُوا اللهَ الْمُعَافَاةَ أَوْ قَالَ الْعَافِيَةَ فَلَمْ يُؤْتَ أَحَدٌ قَطُّ بَعْدَ الْيَقِينِ أَفْضَلَ مِنْ الْعَافِيَةِ أَوْ الْمُعَافَاةِ عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّهُ مَعَ الْبِرِّ وَهُمَا فِي الْجَنَّةِ وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّهُ مَعَ الْفُجُورِ وَهُمَا فِي النَّارِ وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَقَاطَعُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا إِخْوَانًا كَمَا أَمَرَكُمْ اللهُ تَعَالَى
(AHMAD – 5) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad Bin Ja’far dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Yazid Bin Khumair dari Sulaim Bin ‘Amir dari Ausath, dia berkata: Abu Bakar berkhutbah kepada kami dan berkata: Rasullah saw berdiri ditempatku ini pada tahun pertama. Lalu Abu Bakar menangis, kemudian berkata:
Posted by: pesantrenmaya on: 18/03/2011
Allah Ta’ala berfirman:
“Katakanlah- wahai Muhammad, jikalau engkau semua mencintai Allah, maka ikutilah saya, tentu engkau semua dicintai oleh Allah, serta Allah mengampuni dosamu semua dan Allah itu adalah Maha Pengampun lagi Penyayang,” (ali-lmran: 31)
Read the rest of this entry »